HOME
PROFILE
EVENT
ARTICLE
PARTNERS
GALLERY
CARRIER
EMAIL

Informasi PPDB


DAFTAR UNIT :



IP Address : 54.198.143.210
Pengunjung : 383.620






Komentar Terbaru :




Newsflash :
PROFICIAT KPD WILLIAM SETIAJI (SISWA SMP ST.CAROLUS SURABAYA) YG BERHASIL MEMPERTAHANKAN GELAR JUARA 1 OLIMPIADE FISIKA TINGKAT NASIONAL YG DISELENGGARAKAN OLEH UNIVERSITAS NEGERI MALANG             |             PROFICIAT KPD KEVIN NARENDRA DHIRESWARA (SISWA SMP STELLA DUCE 2) YG MEMPEROLEH JUARA 1 FLSSN CABANG GITAR SOLO TINGKAT NASIONAL             |             PUTRA-PUTRI PESERTA DIDIK JENJANG SMP : SELAMAT MENEMPUH UNBK 2017, SEMOGA SUKSES             |             PUTRA-PUTRI PESERTA DIDIK JENJANG SMA : SELAMAT MENEMPUH UNBK 2017, SEMOGA SUKSES             |             PROFICIAT KEPADA VENERINI RANUM CLASSY DEWI (SMA STELLA DUCE 2) & LIDWINA AYKE WINAHYU (SMA STELLA DUCE 1) YG MENDAPAT KESEMPATAN MENEMPUH PENDIDIKAN SELAMA 1 TAHUN DI HYOGO KEN HARIMA, JEPANG             |             PROFICIAT UTK KORPS PUTRI TARAKANITA YG MENJADI JUARA FAVORIT DAN JUARA III FRONT ENSEMBLE DLM GRAND PRIX MARCHING BAND (GPMB) 2016             |             SMA TARAKANITA GADING SERPONG TGR MERAIH JUARA 1 OLIMPIADE SOSIOLOGI TINGKAT NASIONAL YG DISELENGGARAKAN OLEH UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA             |             PROFICIAT UTK REYNARD ARDIAN SIMANJUNTAK (SMP STELLA DUCE 1,YK) YG MERAIH JUARA 1 TINGKAT NASIONAL DLM LOMBA INDONESIA ROBOTIK OLIMPIADE DI SURABAYA             |             PROFICIAT UTK SMP ST.CAROLUS SBY ATAS PRESTASI WILLIAM SETIADJI YG MERAIH 'JUARA II' & RAYMOND VALENTINO YG MERAIH 'JUARA I DAN BEST EXPERIMENT' DLM INDONESIA SCIENCE AND MATHEMATICS OLYMPIAD CHALLENGE 2016 TINGKAT NASIONAL             |             PROFICIAT UTK SMP TAR 1 JKT YG MERAIH 'JUARA I GITAR SOLO' DLM FLS2N TINGKAT PROVINSI DKI

Artikel :



Taman Kanak-Kanak: Tempat Bermain atau Belajar?


Selasa; 21 May 2013 [Admin, TARAKANITA JAKARTA] - Artikel Umum

“Saya memilih TK Tarakanita 5 karena puteri saya difasilitasi sungguh untuk bermain”, demikian kisah Bp. Edward menceritakan mengapa memutuskan membawa Vyasa, puterinya, ke TK Tarakanita 5 Jakarta. “Selain itu, dibandingkan dengan banyak TK lainnya, TK Tarakanita 5 memberikan pembelajaran value yang sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang anak”, tambahnya.

Bp. Edward Andriyanto Soetardhio, M.Psi merupakan satu dari sekian banyak orang tua yang hadir dalam Pertemuan Orang Tua dan seminar di TK Tarakanita 5. Ayah dari Vyasa Ekadanta Soetardhio ini sempat berdiskusi banyak hal berkaitan dengan perkembangan anak pra-sekolah (usia 3-6 tahun) sebelum acara pertemuan dan seminar dimulai. Beliau juga dengan antusias mengisahkan bagaimana dulu berani memutuskan membawa putrinya itu ke TK Tarakanita.

Ketika berkunjung ke TK dan bertemu dengan Sr. Auxiline CB, beliau memang bertanya mengenai kegiatan anak-anak di TK Tarakanita untuk memastikan apakah Tarakanita sudah mengajarkan baca-tulis-hitung secara khusus atau belum. Sempat sedikit ragu, mengingat banyak sekali orang tua yang menanyakan hal yang sama, Sr. Auxi menjawab, “Tidak Pak, di Tarakanita kami tidak mengajari anak untuk membaca, menulis, dan menghitung. Kami baru mengajak anak-anak untuk mengenalnya, itupun melalui berbagai metode permainan.”

Sebagai seorang psikolog klinis anak, Pak Edward memang memberikan perhatian yang sangat besar terhadap perkembangan anak usia dini. Menurutnya, perkembangan anak dapat diidentifikasi berdasarkan: perkembangan fisik  (pertumbuhan dan perubahan bentuk tubuh, asupan nutrisi, kesehatan gigi, pola dan masalah tidur, keterampilan motorik, serta kesehatan dan keselamatan), perkembangan kognitif (fungsi simbolik, hubungan spatial, hubungan sebab-akibat, memahami identitas, memahami kategorisasi persamaan dan perbedaan, memahami angka, egosentrisme dan konservasi), perkembangan bahasa (memori dan kemampuan bicara, bertambahnya perbendaharaan kata, melakukan interaksi sosial, mulai mengenal huruf dan tulisan), perkembangan psikososial (pengenalan konflik, penilaian harga diri, memahami emosi, memahami identitas gender, bermain, kontrol diri melalui pola asuh, serta kemampuan menjalin relasi dengan anak lain.

Pembelajaran di TK memang seringkali mendatangkan ruang diskusi yang sangat menarik, terlebih jika berhadapan dengan kebutuhan (baca: keinginan) orang tua sebagai customer. Tuntutan yang mengatasnamakan kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus pula diadopsi oleh anak-anak sejak usia dini dengan lancar membaca dan menulis. Hal tersebut setidaknya yang menjadi salah satu pertimbangan banyak orang tua memilih sekolah TK, tak terkecuali untuk TK-TK Tarakanita. Persoalan dilematisnya adalah akankah Tarakanita tetap setia pada metode pembelajaran sesuai pola asuh dan kebutuhan anak-anak atau menuruti kemauan, kehendak, dan keinginan banyak orang tua?

Salah satu unsur penting dari analisis strategi pemasaran khususnya berkaitan dengan TK adalah penetapan positioning dan diferensiasi. Jika segmen customer memang ditetapkan sejak awal bagi anak-anak usia dini, kiranya metode pengenalan membaca dan menulis serta menghitung melalui permainan tetap dapat dijadikan sebagai diferensiasi atau pembeda yang mencirikhaskan Tarakanita.

Diskusi semakin menarik ketika Bp. Dr. Agustinus Kunarwoko selaku moderator memberikan kesempatan kepada para orang tua untuk memberikan tanggapan dalam bentuk sharing pengalaman dalam mendampingi dan mendidik anak-anak mereka. Sharing tersebut merupakan media saling berbagi pengetahuan dan juga pengalaman bagaimana para orang tua membangun relasi dan komunikasi dengan anak-anak di rumah. Mulai dari aktivitas dan kebiasaan anak-anak, tips-tips mengolah emosi anak, tips-tips untuk membatasi keinginan konsumtif, sampai pada kesulitan dan kekhawatiran orang tua mengenai tuntutan baca-tulis.

Banyak inside yang bisa dipetik bersama, misalnya mengenai hukuman terbaik bagi anak-anak yang sudah bisa diperhatikan adalah diabaikan, kebiasaan anak dipukul hanya akan membuat mereka kebal terhadap pukulan, bermain peran membuat anak-anak belajar berempati, serta cara paling awal menumbuhkan kemampuan baca-tulis bagi anak-anak adalah menumbuhkan minat/ketertarikan mereka terhadap huruf/tulisan. Dengan saling berbagi itulah para orang tua merasa semakin dikuatkan dan diteguhkan terutama dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak-anak mereka. *ASK





Komentar - komentar untuk artikel ini :
Belum ada komentar pada artikel ini..


Silahkan isi komentar pada form di bawah ini.
Nama :
Alamat Email :
Komentar :

Tuliskan Kode berikut :



Artikel Lainnya :