HOME
PROFILE
EVENT
ARTICLE
PARTNERS
GALLERY
CARRIER
EMAIL

Informasi PPDB


DAFTAR UNIT :



IP Address : 54.82.79.137
Pengunjung : 477.538






Komentar Terbaru :




Newsflash :
SELAMAT KPD SD TARAKANITA 5 JKT YG TELAH MERAIH PRESTASI JUARA FAVORITE GREENMECH, JUARA 2 GREENMECH, JUARA 2 ROBOT FOR MISSION DLM KOMPETISI NASIONAL 2018 GREENMECH & RTM(ROBOT FOR MISSION)YG DISELENGGARAKAN OLEH RUMAH EDUKASI DI UNIV.TARUMANEGARA PD 19/5/18             |             Proficiat kpd Wilhelmine Maria Loe dan Anna Maria Agra Nathanniela(SMA Stella Duce 1, Yogyakarta)yg memperoleh nilai tertinggi dan peringkat 3 UNBK SMA 2018 Jurusan Bahasa dan Budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta             |             PROFICIAT KPD LIDIA SANTOSO ( SMA STELLA DUCE 1, YOGYAKARTA ) YG MEMPEROLEH NILAI TERTINGGI UNBK SMA 2018 DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA             |             SISWA - SISWI SD, SELAMAT MENEMPUH UJIAN NASIONAL 2018             |             SISWA - SISWI SMP, SELAMAT MENEMPUH UNBK 2018             |             UNTUK PUTRA - PUTRI SMA, SELAMAT MENEMPUH UJIAN NASIONAL 2018             |             SISWA - SISWI SMK TARAKANITA JAKARTA & SMK PIUS X MAGELANG, SELAMAT MENEMPUH UNBK 2018             |             PROFICIAT KPD TK TARAKANITA SOLO BARU, MENJADI JUARA I LOMBA KOOR TINGKAT KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 2018             |             PROFICIAT KEPADA VENERINI RANUM CLASSY DEWI (SISWI SMA STELLA DUCE 2 YOGYAKARTA, PESERTA BEASISWA TARAKANITA-HARIMA, JAPAN) SEBAGAI JUARA PERTAMA (GOLD AWARD) SEKALIGUS JUARA FAVORIT (AUDIENCE AWARD) DALAM SPEECH CONTEST BAHASA JEPANG DI HIMEJI CITY, HYOGO, JEPANG             |             SELAMAT KEPADA SD TARAKANITA 3 ATAS PENGHARGAAN SEBAGAI SEKOLAH PEDULI KEBERSIHAN PROVINSI DKI JAKARTA 2017

Berita Kegiatan :



SEGITIGA BERMAKNA : TANJUNG PRIUK-JALAN POS-SALEMBA

Selasa; 13 November 2018 [Admin, TARAKANITA JAKARTA] - Berita Umum

Pada hari Sabtu, 3 November 2018, menggunakan transportasi Bis, para Kepala Sekolah Wilayah Jakarta dan  Struktural  Kantor pusat menuju pelabuhan Tanjung Priuk. Pukul 06.00 dharapkan sampai di sana, untuk mencoba memaknai hitungan waktu yang sama, ketika 100 tahun lalu, pada tanggal 7 Oktober 1918, sepuluh Suster mendarat di Pelabuhan Tanjung Priuk, Batavia, untuk memulai mewartakan cinta kasih  di tanah Indonesia.
Di Pelabuhan Tanjung Priuk diterima oleh Bapak Leser. Dalam sambutannya Sr. Laurentina, CB, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengelola pelabuhan karna begitu terbuka atas kunjungan ini.  Demikian juga, Bapak Lester menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tarakanita yang berkenan mengunjungi pelabuhan ini, tidak sebagai calon penumpang tetapi sebagai peziarah yang akan mengenang, dan berdoa terkait dengan  perjuangan para suster pendahulu yang berkarya di Indonesia.
Sebelum diberikan kesempatan ke dermaga, para rombongan mengadakan ibadat yang dipimipin oleh Ibu Lusia Suryaning Haryanti, dari Kantor Pusat. Hal yang menarik adalah bahwa di akhir  ibadat ini  dinyanyikannya lagu Rayuan Pulau Kelapa.
Setelah itu dilanjutkan berkeliling menuju dermaga. Hanya memang agak disayangkan karena beberapa hal,   kami tidak berkesempatan naik di kapal seperti para rombongan napak tilas sebelumnya. Namun,   hal itu tentu tidak mengurangi semangat untuk  berada di dermaga. Tentu seperti halnya napak tilas , ada upaya kembali memutar  waktu seolah ingin menghadirkan suasana, tempat, dan waktu 100 tahun yang lalu. Karena memang “pelaku sejarah,” sudah tidak ada lagi, maka perbandingan-perbandingan dicoba menjadi rekaan, rekaan apa yang terjadi pada masa lalu.  Kami mencoba mengkonstruksikan kembali sebuah alur perjalanan 10 Suster dari  pertama berlayar dengan kapal Frisia melalui Norwegia, New York, dan dilanjutkan dengan kapal Vondel menuju San Frnsisco, Honolulu, Jepang, dan pelabuhan Tanjung Priok Indonesia. Tentang debur ombak, batas garis pantai  peserta membayangkan bagaimana kapal-kapal besar bersandar, seolah di depan kami ada kapal Vondel yang menurunkan  jangkar buang sauh dan bersandar di depan kami, 1 Suster melambaikan tangan untk segera menghadirkan kasih di Batavia Indonesia.
Setelah beberapa saat  , kami melanjutkan perjalan ke Biara Ursulin di Jl.Pos Jakarta Pusat. Hal ini sebagaimana 10 Suster  di awal berada di bumi pertiwi, singgah beberapa waktu di Biara Suster-Suster Ordo Ursulin.. Kami datang lebih awal dari yang dijadwalkan.  Suster Edith, OSU, menyambut kami dengan sangat ramah. Beliau menampingi  kami menuju aula TK untuk saling menyapa sesama saudar, serta  beribadat. Setelah itu  kami diundang dalam acara ramah tamah di Biara Ursulin.
Alur Napak Tilas diakhiri pada persinggahan terakhir yakni biara Carolus di Salemba. Pada pukul 12.00, di Kapel Carolus, kami mengadakan perjamuan Ekaristi. Di awal homilinya, Romo Adi Prasojo, Pr., memberi ucapan selamat atas proses napak tilas, dengan harapan  bahwa kami dapat menghayati, mnghidupi ,  serta meneladani nilai-nilai yang dibawa oleh 10 Suster pendahulu yang penuh perjuangan  mewujudkan kasih dalam cinta belarasa terutama di Bumi Pertiwi Indonesia seperti tema besar Jubilee 100 tahun CB di Indonesia, Setia Misi Membangun Negeri. Beberapa jam kami para peserta, mencoba menghayati segitiga bermakna: Tanjung Priok-Jalan Pos-Salemba.
Di Akhiri dengan jamuan makan di Biara, pada siang itu, para peserta mengendapkan  berbagai hal di hati masing-masing pada acara Napak Tilas 100 tahun Suster CB di Indonesia, Gelombang I. Napak Tilas Gelombang II akan dilaksanakan pada tanggal 17 November 2018, dengan para peserta para Wakil Kepala Sekolah dan Suster-Suster yang berkarya di Pendidikan Wilayah Jakarta.

  

  

  






Komentar - komentar untuk berita ini :
Belum ada komentar pada berita ini..


Silahkan isi komentar pada form di bawah ini.
Nama :
Alamat Email :
Komentar :

Tuliskan Kode berikut :



Berita Lainnya :